Pada saat ini, kebudayaan Indonesia telah tergantikan oleh
kebudayaan lain. Contohnya pada bidang kuliner, dahulu Mie ayam sangat digemari
oleh masyarakat Indonesia namun seiring dengan berkembangnya zaman dan pengaruh
globalisasi yang sangat tinggi, mie ayam keberadaannya sudah sangat jarang ‘tuk
ditemui dan yang merebak saat ini adalah kedai-kedai makanan yang menyediakan
makanan khas Jepang yaitu Mie Ramen. Banyak alasan mengapa Mie Ramen sangat
digemari oleh masyarakat pada saat ini, ada yang penasaran karena rasanya dan adapula
yang fanatik dengan kebudayaan Jepang, sehingga ia menyukai Mie Ramen ini,
namun yang lebih menyukai makanan yang satu ini mayoritas adalah para remaja.
Tetapi, banyak pula masyarakat yang lebih memilih mie ayam karena rasanya
sesuai dengan lidah orang Indonesia
Selain Mie ramen, ada pula Kimchi. Kimchi merupakan makanan
khas Korea yang terbuat dari sayuran sawi putih yang kemudian di permentasikan
hingga rasanya tidak jauh beda dengan rujak cuka khas Bandung atau asinan khas
Bogor. Saat ini Kimchi sangat mudah ditemui di beberapa tempat. Kimchi ini juga
sangat digandrungi oleh masyarakat karena adanya rasa penasaran dengan rasanya.
Selain di bidang kuliner,budaya Indonesia yang tergantikan
oleh kebudayaan lain juga terdapat di bidang kesenian. Pada saat ini, K-pop
tengah digandrungi oleh remaja Indonesia, tak sedikit para remaja yang menyukai
K-pop ini, sekitar 75% remaja Indonesia baik remaja perempuan maupun laki-laki
menyukai K-pop ini hingga tak dapat dipungkiri, saat ini banyak musisi
Indonesia pendatang baru yang tengah berlomba untuk membuat boyband dan
girlband yang penampilannya hampir sama dengan K-pop, padahal pada saat tahun
80-90’an Indonesia juga mempunyai boyband dan girlband namun pada saat itu
boyband dan girlband Indonesia jauh lebih baik daripada boyband dan girlband
yang ada pada saat ini, pada saat ini boyband dan girlband Indonesia jauh lebih
mementingkan penampilan daripada kualitas suara, hal itu menyebabkan banyak
beberapa penilaian negatif terhadap boyband dan girlband Indonesia. Sebagai
contoh, Cherrybelle merupakan salah satu girlband Indonesia yang beranggotakan
sembilan orang perempuan, banyak yang mengkritik Cherrybelle dari mulai penampilan
dan lagu-lagunya, Cherrybelle dianggap sebagai plagiat girlband Korea yaitu
Girls Generation (SNSD). Dari sini kita mendapat pelajaran, sebaiknya
masyarakat Indonesia khususnya para musisi Indonesia harus lebih percaya diri
dengan kemampuannya, karena hal itu jauh lebih baik daripada kita harus meniru.
Di era globalisasi pada saat ini, teknologi semakin
berkembang. Saat ini, banyak sekali gadget yang semakin canggih dan dilengkapi
dengan permainan-permainan yang menarik. Namun, akibat perkembangan teknologi
yang semakin berkembang dan permainan-permainan yang menarik, membuat seseorang
ingin memiliki gadget canggih ini termasuk anak-anak. Namun, akibat adanya
permainan yang terdapat pada gadget-gadget canggih, menyebabkan permainan
tradisional telah luntur dan tidak dikenal oleh anak-anak pada masa kini. Hal ini
sungguh miris, mengingat lagu anak-anak telah hilang dari peradaban, hilang
pula permainan tradisional yang seharusnya permainan-permainan itu dapat
dijadikan sebagai salah satu cara anak-anak bersosialisasi dengan anak-anak lain.
Jika dibandingkan dengan permainan tradisional, permainan yang terdapat pada
suatu gadget memiliki dampak negatif, salah satunya adalah membuat seorang anak
menjadi sulit untuk bersosialisasi dengan lingkungan dan anak-anak lain yang
seumuran dengan mereka. Selain itu, anak-anak juga dapat mengalami rabun karena
mereka terlalu lama berhadapan dengan gadget tersebut dan yang menjadi dampak
yang lebih buruk adalah anak-anak menjadi jauh lebih manja dan tidak bisa hidup
dengan kesederhanaan. Berbeda dengan permainan tradisional, permainan
tradisional dapat dijadikan suatu alat alternatif yang dapat menjadikan
anak-anak lebih bisa bersosialisasi dengan anak-anak lain dan lingkungannya,
tidak egois, dan bisa hidup jauh lebih sederhana serta anak-anak juga memiliki
kenangan yang indah dibandingkan hanya dengan memainkan permainan gadget.
0 comments: